Bulu angsa vs. insulasi sintetis
Bulu angsa lebih hangat untuk beratnya dan terkemas jauh lebih kecil; sintetis mempertahankan lebih banyak kehangatan saat lembap dan harganya lebih murah. Untuk camping kompak, bulu angsa biasanya menang — dengan dua pengecualian yang jelas.
Kehangatan per bobot: bulu angsa menang
Keunggulan bulu angsa ada pada daya mengembang per gramnya. Fill power (550, 650, 800, 900) mengukur seberapa besar volume yang diisi oleh bobot bulu angsa tertentu — angka yang lebih tinggi menjebak lebih banyak udara per gram, jadi sleeping bag fill-800 memberi kehangatan yang sama dengan fill-650 dengan bobot dan volume yang jauh lebih kecil. Insulasi sintetis terus membaik selama bertahun-tahun tapi tetap butuh sekitar 30–50% bobot lebih untuk kehangatan yang sama.
Ukuran kemas: bulu angsa menang telak
Untuk kit kompak, inilah garis penentunya: sleeping bag bulu angsa terkompresi hingga setengah volume sleeping bag sintetis yang setara dan kembali mengembang dengan mudah. Jika seluruh kitmu harus muat dalam tas 45 liter, selisih antara sleeping bag yang terkemas 3 liter dan 6 liter setara sepertiga kantong makananmu.
Performa saat basah: sintetis menang
Bulu angsa yang basah menggumpal, kehilangan daya kembangnya, dan nyaris tidak menghangatkan sama sekali, dan mengering perlahan di lapangan. Bulu angsa berlapis hidrofobik menahan kelembapan lebih lama dan mengering lebih cepat, tapi perlakuan itu hanya menunda masalahnya, bukan menghilangkannya. Serat sintetis mempertahankan strukturnya saat basah dan tetap menyimpan sebagian kehangatannya yang masih berguna. Di iklim yang terus-menerus basah — sea kayaking, perbukitan maritim musim dingin, perjalanan panjang tanpa matahari untuk mengeringkan — ketahanan itu sepadan dengan berat tambahannya.
Harga dan umur pakai
Bulu angsa lebih mahal di awal, tapi jika dicuci dan disimpan dengan benar, dayanya mengembang bertahan lebih dari satu dekade. Isian sintetis sedikit memipih di setiap siklus kompresi dan biasanya menurun cukup terasa setelah beberapa musim pemakaian rutin. Dalam sepuluh tahun, sleeping bag bulu angsa yang mahal sering justru jadi yang lebih murah.
Jadi, sebaiknya kamu beli yang mana?
Beli bulu angsa jika ukuran kemasan dan berat penting serta Anda dapat menjaga perlengkapan tidur tetap kering — yang, dengan dry bag dan tenda layak, dapat dilakukan hampir semua orang. Beli sintetis jika perjalanan Anda pasti lembap, jika kantong akan diperlakukan ceroboh seperti oleh anak-anak, dipinjamkan, atau festival, atau bila anggaran memang demikian — kantong sintetis baik selalu lebih baik daripada kantong bulu angsa murah dengan rating tidak jujur. Rating dijelaskan dalam panduan rating suhu kami.
Perawatan dalam tiga baris
Simpan sleeping bag apa pun tanpa dimampatkan — digantung atau di dalam kantong jaring besar. Angin-anginkan setelah setiap perjalanan; cuci jarang-jarang dan pakai sabun yang sesuai (bulu angsa atau sabun teknis). Jangan pernah menyimpannya dalam keadaan basah: jamur mengakhiri umur sleeping bag lebih cepat daripada bertahun-tahun pemakaian.
